Featured

First blog post

This is the post excerpt.

Advertisements

Seperti biasa di kota Surakarta udara panas menerpa di iklim tropis Indonesia. Saya bersama teman bepergian menuju kota Karanganyar untuk mencari kos sementara yang akan saya tempati selama magang di suatu Sekolah Menengah Atas. Sebelumnya kami mulai dengan sarapan siang di kala selepas waktu Dzuhur, kemudian motor melaju ke kota yang di tuju, well, terik matahari membuat kami agak terlihat mngernyitkan dahi menahan gejolak “hawa” negara khatulistiwa. Belum lagi informasi mengenai kos yang kami dapatkan tampak tak membuahkan hasil yang sesuai perkiraan. Lama berlalu lalang menuju gang – gang ( jalan kecil ) dari rumah ke rumah, kami memutuskan beristirahat sejenak menuju Masjid di Alun – alunĀ  Karanganyar. Kumandang azan menandakan masuk waktu Ashar dan membuat kami bergegas membasuhkan air ke beberapa bagian tubuh guna melaksanakan gerakan panggilan kehidupan dengan penuh rasa syukur. Tak perlu waktu yang lama kami pun segera memulai pergerakan kami,namun, kali ini kami tidak melanjutkan pencarian kos melainkan timbul keinginan kami untuk berkunjung ke rumah kawan lama saya yang tidak jauh dari lokasi kami berada saat itu. Sembari mengingat letak persis jalan dan halaman rumahnya, perlahan kami telusuri dan kejadian sedikit memalukan terjadi ketika saya menunjuk salah satu rumah yang saya yakini benar dan teman saya memberhentikan motornya tepat di halaman rumah tersebut dan ketika itu saya bertanya kepada seorang Ibu yang berada di samping rumahnya , Oops saya salah ternyata .. Hmm! Ternyata, yang benar adalah rumahnya ada di belakang persis rumah yang saya yakini benar .Yuhuuuu …. tak perlu lama – lama saya dan tuan rumah ( Nyonya rumah dan teman saya ) menyambut dengan hangat di antara semilir angin sore itu, yang memang daerah rumah teman saya begitu rindang dengan banyaknya pepohonan.Bincang – bincang hangat pun mengalir dengan guyonan hingga saya menceritakan kegiatan saya sebelum duduk santai di rumah teman saya. Dan tanpa niatan apa pun Nyonya rumah dan teman saya menwarkan diri untuk tinggal selama beberapa waktu ke depan untuk saya tinggal di rumah mereka, Alhamdulillah :).

Perjalanan menuju kembali dari perburuan hari ini kami akhiri dengan meyantap makan malam di waktu senja. Mangkok kecil berisi soto daging kuah panas menyambut perut ke usus untuk mencerna santapan kami tidak lupa jajanan ala gorengan khas angkring dan sate telur plus kerupuk beserta Teh Es pelepas dahaga. Sekian, Terima kasih :).

post